Sudahkah kita menjadi sahabat sejati??atau banyakkah sabahat sejati disamping kita??
Kita hidup didunia ini pasti tidak bisa hidup sendiri pasti akan memerlukan pertolongan orang lain. Kita pasti mempunyai sahahat, teman atau kawan di dunia ini. Namun banyakkah sahabat sejati yang ada disamping kita??
Sahabat sejati adalah sahabat yang bersedia berkorban tanpa pamrih tanpa mengharapkan imbalan dari siapapun kecuali dari Allah SWT karena dia-lah maha kuasa atas segala-galanya. Terus apakah diri sendiri kita ini telah dapat menjadi sahabat sejati untuk orang lain?? Tentunya kitalah yang bisa menjawabnya, orang lain mungkin bisa telah menilai kita telah menjadi sahabat sejati namun kita sendiri kadang kala belum bisa menjadi sahabat sejati. Hal ini karena kadang kita melakukan pertolongan kepada orang lain karena ada maksud tertentu dibalik kepentingan kita. Kita kadang baik takala kita butuh pertolongan orang lain.
Alangkah indahnya apabila kita mampu menolong orang lain tanpa ada maksud tertentu bukan karena kita membutuhkan jasa pertolongan dari sahabat-sahabat kita. Namun karena rasa keikhlasan kita. Hasilnya pun bukan orang lain saja yang akan membalas kebaikkan kita namun Allah Swt pun akan membalas kebaikkan kita baik didunia ini maupun di akherat kelak. Amin.
Allah SWT menjanjikan kepada dua orang sahabat yang saling mencintai karena Allah SWT. Nah...Sekarang bagaimanakah caranya menumbuhkan rasa cinta tulus itu dan bagaimana pula cara memupuknya agar terus bersemi Indah agar cinta yang tumbuh itu adalah cinta murni Hanya karena Allah SWT dan Untuk Allah SWT.
Berikut ini ada tip dan trik agar hubungan kita dengan sabahat kita bisa langgeng selamanya.
1) Berikan senyuman terbaikmu dengan tulus dengan sewajarnya
2) Bantu Meringankan Beban atau permasalahan yang dihadapi oleh sahabat kita.
3) Berlatilah empati yaitu merasakan apa yang dirasakan oleh sahabat kita. Insya Allah kita akan ringan dalam menolong sahabat kita.
4) Menutupi Aibnya dan Menjaga Nama baiknya. Karena dialah sahabat kita yang sudah mempercayai kita. Sudah selayaknya kita bertanggung jawab menjaga kerahasiaan sahabat kita.
5) Menjaga tali silaturahim dengan sahabat-sahabat kita. Kita pun akan diberi rezeki yang tidak kita duga apabila kita saling menjaga tali silatuhrami terhadap sahabat-sahabat sejati kita.
6) Mengingatkan jika sahabat kita sedang Khilaf dan memaafkan jika Ia melakukan kesalahan. Ya karena pada dasarnya kita hanyalah manusia yang biasa tidak akan luput dari dosa dan kesalahan. Meskipun sahabat kita melakukan kesalahan baik itu kesalahan kecil maupun besar sudah selayaknya kita untuk memberi maaf yang tulus pada sababat kita.
Janganlah kita menuntut orang lain untuk menjadi sahabat sejati kita namun tuntutlah diri kita sendiri untuk menuntut menjadi sahabat sejati untuk orang lain.
moga tulisan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. amin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar